Nurmagomedov Ingin Istirahat Selama Bulan Ramadhan

Khabib Nurmagomedov akhirnya berhasil menjadi juara baru kelas ringan UFC, setelah dirinya menang angka atas Alexander Al Laquinta di pertandingan yang dihelat pada hari Sabtu (7/4) pekan lalu tepatnya di Barclays Center. Akan tetapi dirinya mengaku belum cukup puas karena ia menjadi juara tanpa harus bertarung dengan pemilik gelar yang sebelumnya, Connor McGregor.

Ledek McGregor

“Sekarang hanya ada 1 juara saja. Tidak lagi ada juara palsu. Tidak ada lagi juara yang tidak bertarung untuk mempertahankan gelar juaranya atau pun sesuatu seperti ini. Sekarang ini UFC memiliki juara dan juaranya saat ini ingin mempertahankan gelar juaranya,” ungkap Nurmagomedov.

“McGregor ingin jadi juara kelas ringan? Ia mesti bertarung melawan saya. Sekarang, ini bukanlah soal juara palsu. Anda harus ingat saat ia mengunggah postingan di Twitter yang bunyinya, ‘Memohonlah pada saya’? Sekarang, ya, memohonlah pada saya,” ungkapnya lagi.

McGregor pasalnya menjadi juara di kelas ringan dan meraih gelar pada bulan November 2016. Setelah itu, McGregor tak pernah lagi bertarung untuk mempertahankan gelar. Karena McGregor tak jua memberikan tanggal untuk dirinya bertarung guna mempertahankan gelar, maka UFC mencabut gelar juara milik McGregpr tersebut dan bakal menyerahkannya pada pemenang duel Togel hk dari Iaquinta vs Nurmagomedov.

Keputusan UFC untuk mencabut gelar ini direspons McGregor dengan menyerang bus gang isinya sejumlah petarung MMA di luar ruang acara konferensi pers UFC 223, tepanya di New York pada hari Kamis (5/4/18). Presiden UFC yakni Dana White, berencana untuk menempuh jalur hukum berkaitan dengan apa yang telah dilakukan oleh McGregor tersebut. Setelah insiden itu, maka McGregor langsung menyerahkan dirinya ke pihak berwajib.

Kemudian ia digugat dengan dakwaan melakukan tindak kriminal dan kekerasan. McGregor akhirnya bebas dengan jaminan US $50.000 atau sekitar Rp. 688 juta. Ia dijadwalkan ikut pemeriksaan berkaitan dengan dakwaan itu pada tanggal 14 Juni 2018.

Nurmagomedov Ingin Istirahat Selama Ramadhan

Atas apa yang menimpa McGregor, Nurmagomedov mengaku prihatin. Namun sebagai juara baru ia mesti meneruskan perjalanannya. Ia mengaku ingin istirahat selama kurang lebih 7 bulan sebelum ia bertarung untuk mempertahankan gelar barunya.

“Saya dengar kalau GSP (George St Pieter) ingin naik kelas guna mengejar gelar juara di 3 kelas berbeda. Jika ingin melakukannya, ya kenapa tidak?  Saya akan menghadapinya di New York. Saat ini ia adalah petarung terbaik di UFC.”

Baginya tidak masalah apabila ia mesti memilih menghadapi Tony Ferguson atau Connor McGregor ataupun juga GSP. Namun ia mengatakan lebih memilih yang terakhir (GSP).

Petarung yang berasal dari Rusia ini juga menjadi sasaran kemarahan McGregor yang menyerang bus rombongan UFC yang baru saja melakukan konferensi pers.

Ia mengatakan ingin mempertahankan gelar juara lewat pertarungannya dengan petarung veteran George St. Pierre, akan tetapi ia ingin melakukannya paling cepat bulan November 2018 mendatang di Madoson Square Garden, New York.

Pemegang master sambo ini mengaku dirinya ingin beristirahat yang panjang selama 7 bulan sebelum mulai mempertahankan gelarnya. “Saya ingin istirahat dulu, sebentar lagi Bulan Ramadhan dan selama Ramadhan saya tidak ingin latihan. Setelah itu, saya akan menghadirkan pertunjukan besar di New York,” katanya dikutip dari Kompas.

“Saya suka New York. UFC bakal kembali ke sana bulan November mendatang. Ayolah, saya bakal kembali bertarung di sana November mendatang, ” imbuhnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *