Lawan Carnage, Film Venom Diprediksi Akan Laris

Setelah gagal tampil mengesankan di Spider-Man 3 lebih dari satu dekade yang lalu karena porsi dan aksinya yang masih kurang, kini Venom mendapatkan kesempatan kedua untuk meraih kemenangan di layar perak melalui film perdananya yang tiba akhir tahun ini. Bahkan dengan trailer Domino Online resmi yang rilis kemarin, banyak yang penasaran dengan aksi Venom. Dia bahkan akan terlihat begitu mengerikan.

Kemunculan Carnage di film Venom

Kendati banyak detail plot tentang film Venom yang masih secara resmi dirahasiakan, namun tahun lalu, dilaporkan bahwa Venom akan bentrok dengan Carnage di film ini, seorang penjahat Spider-Man yang terkenal dengan symbiote. Namun, kini sebuah laporan baru mengklaim bahwa alih-alih menjadi antagonis utama Venom, Carnage malah akan diejek sebagai ancaman bagi sebuah sekuel.

Hal itu dikonfirmasi karena Tom Hardy sebagai Eddie Brock menjelaskan jika Life Foundation akan berperan dalam Venom, dan seperti rekan buku komiknya, organisasi tersebut dilaporkan bertanggung jawab atas pembuatan simbiosis lainnya (dalam komik, mereka bernama Scream, Riot, Agony, Lasher dan Phage). Ini akan menjadi menarik.

Dikabarkan juga bahwa ada salah satu adegan yang sangat epik yang dilakukan untuk film Venom dan diperlihatkan menjelang akhir film. Mungkin adegan tersebut akan menjadi urutan pasca-kredit, dan menunjukkan Eddie di San Quentin State Prison, yang berada di sebelah utara San Francisco, setting utama film. Sementara di sana, Eddie bertemu Cletus Kasady, seorang pembunuh berantai yang berada di bawah asuhan Dr. Ashley Kafka. Dokter memperingatkan Eddie untuk menjaga jarak dari Cletus, tapi tampaknya bagian dari symbiote Venom mulai menuju Cletus selama pertemuan ini, dan kemudian adegan itu menjadi hitam.

Jika Anda tidak mengenal sejarah buku komik Carnage, Cletus Kasady sudah menjadi pembunuh berantai psikopat jauh sebelum dia berbagi sel penjara dengan Eddie Brock. Namun ketika simbol Venom masuk ke Ryker dan terikat dengan Eddie lagi dan juga yang membantunya melarikan diri, itu meninggalkan sisa. Inilah symbiote bayi yang terikat dengan Kasady yang akhirnya mengubahnya menjadi Carnage.

Rilis 5 Oktober, Sekuel Belum Dipastikan

Jika Carnage digambarkan demikian, Venom sendiri adalah salah satu musuh terbesar Spider-Man, setidaknya dia hidup dengan kode. Hanya saja Carnage menikmati kekacauan dan membantai orang-orang yang tidak bersalah, membuatnya sangat berbahaya. Carnage adalah salah satu dari banyak penjahat Spider-Man yang belum diadaptasi untuk film, namun daripada mengungkitnya melawan iterasi Tom Holland, tampaknya Carnage akan dimunculkan sebagai lawan Venom untuk film ini. Ini juga alami mengingat baik Venom maupun Carnage, keduanya saling membenci.

Apakah Venom ini akan ada sekuelnya? Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah Venom 2 akan dibuat atau tidak, tapi jika film pertama tampil dengan baik secara kritis dan komersial, kemungkinan Sony ingin mempertahankan film Venom. Adegan ini, bagaimanapun, akan menjadi cara yang keren untuk meramalkan transformasi Cletus Kasady menjadi Carnage, dan setelah bertahun-tahun berada di komik, penampilan TV dan video, sudah saatnya karakter ini mendapat perhatian dalam satu atau dua film.

Adapun siapa yang akan memainkan karakter Cletus, masih sulit untuk dipastikan, meskipun ada indikasi jika Woody Harrelson akan menjadi Cletus yang bergabung dengan Venom yang tampil menjelang akhir tahun lalu,. Tapi tetap belum ada konfirmasi. Mungkinkah Harrleson bergabung dan melakukan berbagai adegan di film atau akan menjadi penjahat utama di Venom 2? Mungkin, tapi untuk sekarang, itu hanya tebakan. Venom sendiri akan dirilis di bioskop pada tanggal 5 Oktober.

Film Dilan 1990 Berhasil Tembus 2,2 Juta penonton Hanya dalam Seminggu

Nampaknya rayuan Dilan tak hanya membuat hati Milea luluh namun juga para penontonnya. Itu dibuktikan dengan pencapaian jumlah penonton Dilan 1990 yang bisa dibilang sangat luar biasa untuk mengawali tahun 2018 ini. tepat satu minggu setelah film Dilan 1990 ini dirilis, film yang mana diadaptasi dari novel yang judulnya sama karya dari Pidi Baiq ini berhasil meraih lebih dari 2,2 juta penonton. Hanya dalam satu minggu!

Film Terlaris 2018

Berdasarkan info yang diterima dari Falcon Indonesia dan dilansir dari CNN Indonesia, film yang diarahkan oleh Fajar Bustomi dan juga Pidi sendiri itu mendapatkan kurang lebih 300 ribu penonton tiap harinya secara konsisten sejak ditayangkan perdana yakni pada tanggal 25 Januari 2018.

Capaian tersebut telah diumumkan juga di akun media sosial dari Falcon Pictures. Dan dengan demikian, amkaa Dilan 1990 menjadi film paling laris pertama di tahun 2018 ini berdasarkan data dari FilmIndonesia.or.id.

Film Dilan 1990 ini menceritakan kisah cinta remaja. Karakter utamanya adalah Dilan yang diperankan oleh Iqbaal Ramadhan, seorang siswa SMA di Bandung yang berusaha untuk mendekati Milea yang diperankan oleh Vanesha Prescilla, seorang siswa pindahan dari Jakarta. Tingkah tidak terduga Dilan yang mana melancarkan rayuan-rayuan yang bisa menggelitik membuat Milea mabuk kepayang dan terus kepikiran Dilan walaupun Milea sudah memiliki seorang pacar di Jakarta. Milea pun yang penasaran akhirnya jatuh cinta dengan ketua geng motor yang pada awalnya dianggapnya sebagai anak yang aneh tersebut.

Sebelumnya, tidak sedikit juga yang meragukan kepiawaian Iqbaal dalam hal berakting. Namun netizen yang sudah menonton film tersebut berpendapat bahwa mantan personel Coboy Junior tersebut membuktikan bahwa dirinya bisa berperan dengan sangat baik. Beberapa krikitus film dan netizen di media sosial yang sempat meragukan mengapa Dilan diperankan oleh Iqbaal akhirnya mengakui bahwa sosok Dilan cocok diperankan oleh Iqbaal ketimbang Reza Rahadian atau Adipati Dolken.

Selain dibintangi oleh Vanesha dan Iqbaal film Dilan 1990 ini juga didukung oleh aksi Ira Wibowo, Farhan, Happy Salma, Zara JKT48, Giulio Parengkuan, dan juga Refal Hady serta yang lainnya. Kesuksesan film Dilan 1990 ni mencapai lebih dari 2,2 juta penonton dalam seminggu saja dan ini masih kalah dari Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos! Part 2 yang hanya dalam 5 hari saja bisa tembus 2 juta penonton. Namun jumlah ini diprediksi akan masih terus bertambah sampai beberapa minggu ke depan.

Ulasan Dilan 1990

Fokus dari Dilan 1990 ini sebenarnya manisnya kisah cinta remaja SMA. Dilan yang berusaha untuk mendekati Milea memberikan beberapa perhatian bandar togel sgp dengan cara yang agak aneh. Dan film yang berlatarkan di kota Bandung ini memberikan gambaran awal mula kisah dari Dilan dan Milea. Tingkah dari Dilan yang tak bisa ditebak mempu membuat Milea mabuk kepayang dan akhirnya jatuh cinta padanya.

Lebih lagi cerita Dilan 1990 ini sudah mempunyai cerita yang bisa dikatakan sangat kuat. Dalam hal ini, sanga penulis naskahnya, Titien Wattimena, patut mendapatkan apresiasi karena mampu membawa dialog di film tersebut mempunyai jiwa seperti di novelnya. Penggambaran kehidupan remaja di masa-masa SMA juga masih terasa masuk akal dari membolos, pakaiannya tak rapi, konflik dengan guru, teman dan yang lainnya. Sudah kah kalian menonton Dilan 1990? Bagaimana menurut Anda?

Pasal Pidana LGBT Masuk KUHP

Perbincangan terkait lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT), masih santer terdengar dan menjadi topik hangat untuk diulas. Tentu saja ada yang pro dan kontra terkait hal tersebut. Dalam hal ini, Pemerintah tentu saja turut andil bersikap tegas. Seperti sikap yang ditunjukkan oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Bambang menegaskan komitmennya untuk mencegah usaha legalisasi untuk LGBT, namun dalam tindakannya itu, diperlukan dukungan dari masyarakat.

Bambang Soesatyo Tolak LGBT

Saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW, hari Senin (28/1/2018) yang diselenggarakan oleh Majelis Bin Yahya pimpinan Habis Usman bin Yahya di Cisarua, Bogor, Bambang mengatakan,”Allah SWT telah menciptakan makhluknya berpasang-pasangan. Ada laki-laki dan wanita. Ada jantan dan betina.”

Menurut legislator partai Golkar itu, LGBT adalah suatu perilaku melawan kodrat dan menyimpang dari ajaran agama. Bamsoet (panggilan akrab Bambang) juga mengatakan kalau pengaruh LGBT adalah ancaman serius moral bangsa. Seruan tegas pun terlontar di depan ribuan jemaah Majelis bin Yahya

“Dan ini menjadi tanggung jawab bersama.”

 

Fraksi Penolak LGBT

Sebelumnya, memang telah ada fraksi-fraksi yang mendorong untuk perluasan pasal terkait dengan perilaku seks menyimpang LGBT sesama dewasa, untuk masuk ke dalam Rancangan Undang-Undang Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU RKUHP). Adanya perluasan pasal tersebut, diharapkan tidak hanya yang tercantum pada pasal 495 ayat 1 RKUHP, yaitu orang yang belum berusia 18 tahun.

 

Pada tanggal 16 Januari lalu, pemidanaan pelaku LGBT sesama dewasa menjadi poin yang masih tertunda dalam pembahasan RKHUP.

Tauffiqulhadi yang merupakan anggota Panja RKUHP dari Fraksi Partai Nasdem, Minggu (28/1) mengatakan,”Kami ingin pidana LGBT dapat diperluas dari sekedar hanya 18 tahun ke bawah dalam pasal pencabulan. Tapi ingin diperluas hubunganan sesama jenis dewasa.”

 

Tauffiqulhadi juga mendorong adanya penyelesaian hal yang tertunda itu, untuk mendapatkan persetujuan dari seluruh fraksi dan Pemerintah, sehingga dapat disetujui dan disahkan menjadi sebuah Undang-Undang. Tak hanya itu saja, Tauffiqulhadi juga menjelaskan kalau Partai Nasdem memberikan usulan agar pemidanaan masuk ke dalam delik umum, sehingga para pelaku LGBT ini dapat ditindak pidana, walaupun tanpa aduan.

 

Tauffiqulhadi berujar,”Delik umum. Mereka yang mempertontonkan perilaku homoseksual di depan umum harus dipidana apakah diadukan atau tidak, demikian pihak yang menyebarluaskan perilaku homoseksual.”

 

Berdasarkan pernyataan Arsul Sani yang merupakan anggota Panja RKUHP dari Fraksi PPP, bahwa pasal 495 ayat 2 yang ada di draft dan telah disetujui Pemerintah dan fraksi-fraksi, memang belum mengatur adanya pidana terhadap perilaku LGBT sesama dewasa.

 

“Meski sudah diperluas di Pasal 495 ayat 2 RKUHP, perluasan yang dikehendaki PPP adalah pemidanaan perzinahan sesama jenis sesama dewasa,” jelas Arsul.

Arsul juga menegaskan kalau fraksi yang menaunginya akan memperjuangkan lagi perluasan pidana LGBT pada rapat panja RKUHP tingkat komisi yang diundur sampai Selasa (30/1).

 

Selain itu, PPP juga mengajukan usulan, kalau pidana berlaku untuk pihak yang mempromosikan tindak LGBT itu, pria, wanita atau pihak LGBT sendiri.

Arsul mengatakan,”Namun, jika tidak masuk di RKUHP maka PPP akan pertimbangkan melalui pengajuan UU Judi Bola tersendiri nantinya.”

 

Bila kasus LGBT ini dikembalikan ke masyarakat, ternyata hal ini masih menjadi momok yang menakutkan pada tahun 2017. Berdasarkan survey nasional yang diselenggarakan Wahid Foundation, bulan Oktober 2017, terdapat 21,9 % responden yang memilih komunis sebagai kelompok yang paling tidak disukai. Hasil selanjutnya adalah LGBT yaitu 17,8 %.

Rossi Memuji Motor Baru Basis 2016 Setelah Tes MotoGP

Pebalap Yamaha yakni Valentino Rossi memuji performa dari motor barunya yang menggunakan basis YZR-M1 2016 di tes hari pertama MotoGP yang berlangsung di Malaysia pada hari Minggu (28/1) kemarin.

Puas dengan Performa Motor Barunya

The Doctor pasalnya berhasil finis pada posisi ke-6 dengan waktu tempuh 2 menit 0,233 detik sana di belakang Danilo Petrucci dan juga Jack Miler. Selain itu Valentino Rossi berada di depannya juara bertahan yakni Marc Marquez. Rossi sendiri mengaku bahagia dengan performa motor barunya. Pasalnya motor baru tersebut menggunakan basis 2016. Apalagi ia menjadi yang paling cepat dibandingkan dengan pembalap Yamaha yang lainnya.

Maverick Vinales, rekan satu tim Rossi hanya bisa finis di peringkat ke-13 pada laga yang berlangsung di Sepang itu. Meskipun demikian, Pasalnya Rossi tidak terlalu peduli dengan catatan waktu yang ia dapatka di sesi tes hari yang pertama.

“Ini baru hari pertama di tes motoGP jadi ya wajar kalau kalian kehilangan 3 sampai 4 posisi saat memutuskan untuk berhenti. Hasil ini menurut saya tidak berpengaruh apa-apa namun kami sudah memulainya dengan baik,” ujarnya saat dimintai keterangan tentang hasil ini. “Saya tak ingat hari seperti ini tahun yang lalu di mana saya selalu saja mengeluh,” imbuhnya.

Ia mengaku bahagia dapat kembali menemukan setingan motor yang ia anggap sesuai dengan keinginannya. Motor barunya yang hadir dengan basis 2016 itu dianggap jauh lebih baik ketimbang tunggangannya pada musim lalu.

“Sasi hari ini merupakan sasis yang baru di mana ini adalah sebiah evolusi namun memakai basis 2016. Saya merasa amat sangat lebih baik ketika mengendarai sasis yang ini. Kendaraan saya terasa ya, normal. Saya merasa jauh lebih baik ketika berqda di depan dan saat melakukan tekanan (mengejar lawan saya) , saya memiliki kecepatan yang bagus,” lanjut pembalap asal Italia itu.

Pengalaman yang Menarik

Tes pramusim 2018 yang dijalani oleh pembalap asal Italia ini diakui cukup baik. Dirinya yang berhasil menempati posisi ke-6 dengan cakupan waktu 2 menit 0,233 detik ini mengaku sangat puas dengan performa motor yang ditungganginya. Sebelumnya ia dan Maverick Vinales menghabiskan musim lalu mereka dengan berjuang sangat keras terutama tentang sasis yamaha 2017. Masalah yang lainnya adalah degradasi ban belakang dan juga performa motor yang dalam kondisi tidak menentu.

Rossi pasalnya memuji tunggangannya yang masih baeu itu. Ia mengaku bahwa tunggangannya itu cukup kompetitif dan tak juga terjadi dalam pengujian pra musim tahun Poker online sebelumnya. “Sasis ini sangat inovatif namun didasarkan kepada basis motor 2016,” tuturnya.

Ia mengaku bahwa saat ia mengendarai sasisnya yang sekarang ini, ia memiliki gaya berkendara yang beda dan lebih alami. Ia mengaku juga bahwa ia bisa tampil lebih baik dan ia menambahkan effort juga ketika mengendarai sasis ini. “Saya memiliki kecepatan yang bagus,” itu lah yang berkali-kali ia ucapkan.

Selain itu, Rossi juga mengatakan bahwa ia menggunakan mesin yang baru yang mana mesin itu berbeda. Hal itu diberikan demi mengejar akselerasi. Dan demi mengatasi masalah ban belakang dan degradasi, setelan di bagian elektronik juga diperbaiki performanya. Terlepas dari urusan Rossi, pada tes pramusim pertama tahun 2018 ini, Dani Pedrosalah, pembalap dari Honda yang berhasil mencatat waktu paling baik yakni hanya 1 menit 59,4 detik saja.

Film Kontroversial Bollywood Menangkan Hati Penonton

Menarik, sebuah film Bollywood penuh kontroversi justru mendapatkan antusias yang sangat luar biasa dari penonton pada saat hari perdana peluncurannya. Bagaimana tidak, penggemar film yang hadir untuk penayangan perdana film “Padmaavat”, sebuah film epik Bollywood yang telah membuat marah radikal Hindu, harus bentrok dengan senapan mesin, perisai dan blokade polisi anti huru hara hanya untuk menonton film kontroversial tersebut.

Kekerasan Terjadi Dimana-mana

Tindakan pencegahan mungkin tampak berlebihan di distrik komersial di ibukota India yang sibuk.Hanya saja, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh para fanatik di berbagai daerah di India meyakinkan bahwa seorang ratu Hindu legendaris telah memaksa pemilik bioskop untuk mengambil tindakan pencegahan Togel bali secara ekstrem.Artinya, barisan pencegahan yang dilakukan oleh pemilik bioskop bisa dianggap wajar karena berbagai tindakan kekerasan oleh kelompok fanatik.

Bahkan kekerasan juga terjadi pada saat pemutaran film di Delhi. Dilaporkan juga jika sebuah koktail molotov dilemparkan ke arah bioskop di daerah dekat Uttar Pradesh. Di negara bagian Bihar, lebih jauh ke timur, dua bioskop dikuasai oleh massa yang merusak kendaraan, menabrak poster dan mengancam penonton bioskop.

Kelompok fanatik sendiri telah berjanji untuk membakar bioskop yang memutar film Padmaavat dan sekaligus untuk membuktikan keberanian mereka untuk melakukan tindakan kekerasan atas film tersebut dengan mengamuk di kota-kota India tepat beberapa hari sebelum peluncuran film. Mereka juga membakar kendaraan serta merusak mal atau pusat perbelanjaan.

Tepat di selatan Delhi sehari sebelumnya, bus sekolah dilaporkan telah dilempari batu sementara yang lain dibakar dan digunakan untuk memblokir jalan raya utama. Ban dibakar di Mumbai, jantung industri perfilman India, sementara kelompok garis keras berjalan melalui kota-kota lain memperingatkan dampak jika film tersebut ditayangkan.Beberapa bioskop juga memenuhi peringatan tersebut sehingga mereka menolak untuk menayangkan film tersebut, dengan alasan keamanan.

Suasana yang Menakutkan

Hanya saja, manajer bioskop di Delhi terus bersikeras ingin memutarnya walaupun jika “atmosfir ketakutan” dari kelompok fanatik telah menakut-nakuti penonton.Para pemrotes termasuk kasta Rajput India yang menghormati Padmavati bersikeras bahwa film tersebut mendistorsi sejarah, meskipun para ahli mengatakan bahwa ratu adalah karakter mitos yang didasarkan pada sebuah puisi.Penonton juga diinformasikan bahwa film tersebut adalah fiksi.

Para penentang – meski belum pernah melihat film tersebut – mengklaim bahwa film tersebut menampilkan penghubung romantis antara Padmavati dan penguasa Muslim abad ke-14 Alauddin Khilji, meskipun para pembuat film membantahnya berulang kali. Memang, tidak ada adegan seperti itu.Sebenarnya, tidak ada satu adegan pun yang mengusung dua karakter bertatap muka secara langsung dalam keseluruhan durasi film selama tiga jam tersebut.

“Semua kontroversi tentang sudut romantis di antara keduanya benar-benar salah tempat,” kata Suman Sharma, seorang arsitek, setelah menonton film tersebut. Pemain film lainnya Neha Verma juga tidak dapat memahami keributannya, menggelengkan kepalanya saat ia meninggalkan bioskop melewati barisan polisi bersenjata di belakang perisai. “Sayang sekali orang-orang telah melakukan demonstrasi bahkan tanpa mempedulikannya terlebih dulu.Ratu telah digambarkan dengan indah sehingga tidak ada yang bisa mengangkat jari,” katanya.

Bahkan dua petugas polisi wanita yang ditempatkan di dalam bioskop selama ini memberikan acungan jempol dan tertawa saat ditanyai apa pendapat mereka tentang film tersebut. Meski merepotkan, usaha itu ternyata layak dilakukan.Seiring akhir waktu film, penonton menjadi riuh dengan memberikan tepuk tangan meriah. Menurut Verma, ini adalah karya seni dan patut dihargai oleh semua orang,” kata Verma.

Jokowi Lobi India Tentang Tarif Bea Masuk Kelapa Sawit Indonesia

Presiden Jokowi meminta pemerintah negara India untuk bisa mempertimbangkan kembali kebijakan dari tarif bea masuk produk minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil atau CPO Indonesia. Tahun lalu pasalnya India sudah menaikkan tarif dari bea masuk produk itu sampai dengan 2 kali lipat dari yang tadinya 7.5% menjadi 15%.

Mencoba Melobi

Permintaan itu langsung disampaikan oleh Jokowi dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri India yakni Narenra Modi pada sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ASEAN-India yang mana berlangsung di New Delhi, India. “Apabila ekspor kelapa sawit Indonesia berkurang, maka saya yakin bakal berpengaruh juga kepada pemenuhan kebutuhan pasar India yang mana semakin meningkat,” ujar Jokowi dilansir dari CNN Indonesia pada hari ini, Jumat (26/1).

Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa kerjasama dengan India sudah mulai meningkat semenjak tahun lalu. Kendati demikian, menurutnya, potensi nilai perdagangan bilateral itu masih sangat besar untuk bisa dikembangkan lagi. “Oleh karena itu lah upaya meningkatkan perdagangan Togel Pelangi mesti terus dilakukan termasuk juga menghilangkan hambatan perdagangan,” jelasnya lebih lanjut lagi.

Dalam pertemuan itu, Jokowi pun memuji dukungan India terhadap ASEAN-Ied Mechanism termasuk juga East Asia Summit (EAS). Indonesia pasalnya sudah mengusulkan dimulainya kerjasama maritim dalam EAS yang mana juga didukung oleh India, itulah yang disebutkan oleh Jokowi.

Ke depannya, menurutnya, kerja sama maritim bakal menjadi salah satu priorotas kerjasama kedua negara. Ia pun mengajak Perdana Menteri Modi tahun ini untuk berkunjung ke Indonesia, salah satunya yakni untuk membahas detil kerjasama antara kedua negara secara lebih detail lagi.

PGN Akan Masuk ke Pertamina

Masih berhubungan dengan gas dan sumber daya di Indonesia. Memang di India bea cukainya makin meningkat. Namun berita lainnya juga datang dari PGN. PT Pertamina (Persero) mengatakan bahwa PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan masuk di bawah supervisi dari perseroan dalam rencana pembentukan induk atau holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) minyak dan gas atau migas meskipun Peraturan Pemerintah atau PP belum juga diteken.

Pertamina, seperti yang sudah diketahui, sudah ditunjuk oleh Kementerian BUMN sebagai holding migas. Dan nantinya Pertamina akan membentuk sub induk (subholding) dari induknya (holding) minyak dan juga gas yang mana langsung dibawahi oleh perseroan.

Nicke Widyawati, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) mengatakan bahwa beberapa anak usaha Pertamina yang mana bergerak dalam sektor yang sama bakal digabungkan. Dan rencananya, Pertamina membuat sebuah subholding hulu (upstream), subholding refinery dan juga petrochemical, subholding pemasaran dan juga ritel dan yang terakhir subholding gas.

Ini pasalnya dilakukan secara bertahap. “Untuk subholding refinery dan juga petrochemical bakal dikonsolidasikan menjadi subholding pengolahan,” ucap Nicke yang diucapkan pada hari Selasa (23/1) kemarin.

Sementara itu untuk subholding gas sendiri akan dibentuk sesudah PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN masuk di bawah naungan Pertamina. Pada hari Kamis (@5/1) kemarin, PGN baru bakal melalukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait dengan pengalihan saham seri B yang dimiliki pemerintah.

“Tanggal 25 Januari itu tahapan yang secara formal di mana PGN bakal masuk ke Pertamina,” ucapnya. Artinya, PGN bakal masuk duluan ke Pertamina tanpa harus menunggu Rancangan Peraturan Pemerintah atau RPP holding migas selesai diteken oleh Presiden Joko Widodo.